Program Studi PIPS UNM Laksanakan Studi Lapangan Sistem Sosial Budaya Indonesia di Kajang, Bulukumba
Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM), melaksanakan kegiatan Studi Lapangan Sistem Sosial Budaya Indonesia pada tanggal 19–20 April 2025. Kegiatan ini berlangsung di wilayah adat Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Studi lapangan ini merupakan bagian dari upaya pembelajaran kontekstual untuk memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap keberagaman sistem sosial dan budaya lokal Indonesia. Wilayah Kajang, yang dikenal sebagai salah satu komunitas adat yang masih mempertahankan tradisi dan nilai-nilai budaya leluhur secara konsisten, dipilih sebagai lokasi utama karena kekayaan nilai-nilai sosial budaya yang dimilikinya.
Ketua Program Studi Pendidikan IPS, Dr. Najamuddin, M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan ini penting sebagai pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk memahami interaksi sosial masyarakat adat, sistem nilai, norma, dan pranata sosial yang berkembang di dalam komunitas. “Kajang adalah laboratorium sosial budaya yang hidup. Mahasiswa bisa belajar langsung tentang makna kearifan lokal, resistensi budaya terhadap modernitas, serta dinamika sosial dalam masyarakat adat,” ujarnya.
Selama dua hari pelaksanaan, mahasiswa melakukan observasi partisipatif, wawancara dengan tokoh adat, serta diskusi reflektif bersama dosen pembimbing dan warga setempat. Salah satu fokus utama adalah bagaimana masyarakat Kajang mempertahankan pola hidup sederhana, struktur sosial yang egaliter, serta praktik hukum adat (pasang ri kajang) dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan wawasan kritis dan empati terhadap keberagaman budaya Indonesia serta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya pelestarian budaya dalam pembangunan sosial.
Kegiatan studi lapangan ini juga menjadi bagian dari komitmen Program Pascasarjana UNM dalam mengembangkan pendidikan tinggi berbasis riset dan pengalaman lapangan yang memperkuat keterampilan analisis sosial mahasiswa.
