Civitas Akademik PPs UNM Ikuti Sosialisasi Seleksi Satgas PPK UNM
Makassar, 27 Februari 2026 — Universitas Negeri Makassar menyelenggarakan kegiatan sosialisasi terkait pendaftaran dan seleksi anggota Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penenganan Kekerasan (PPK) Universitas Negeri Makassar sebagai bagian dari komitmen penguatan tata kelola perlindungan kekerasan bagi civitas akademik Universitas Negeri Makassar. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam proses rekrutmen yang dilaksanakan secara terbuka dan profesional, sesuai dengan regulasi kementerian.
Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNM Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa sosialisasi memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh sivitas akademika memperoleh informasi yang jelas dan setara mengenai mekanisme seleksi. Proses rekrutmen dirancang untuk menjaring individu yang memiliki kompetensi, integritas, serta komitmen tinggi terhadap pelaksanaan tugas kelembagaan.
“Sosialisasi ini merupakan tahapan penting untuk memastikan proses rekrutmen berjalan secara terbuka dan transparan. Kita ingin membentuk tim yang bekerja secara profesional dan sejalan dengan ketentuan peraturan kementerian,” ujar Plt Rektor.
Kegiatan sosialisasi ini juga menghadirkan pemaparan teknis mengenai persyaratan administrasi, tahapan seleksi, kriteria penilaian, serta mekanisme pengawasan. Melalui forum ini, peserta diberikan ruang untuk berdiskusi dan memperoleh klarifikasi terkait prosedur yang berlaku.
UNM berkomitmen untuk terus memperkuat budaya organisasi yang berbasis pada prinsip good governance, akuntabilitas, dan profesionalisme. Dengan proses seleksi yang terbuka, diharapkan tim yang terbentuk nantinya mampu menjalankan tugas secara efektif serta berkontribusi pada peningkatan mutu layanan dan reputasi institusi.
Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan unit kerja di lingkungan UNM secara daring . Melalui langkah ini, UNM menegaskan komitmennya dalam membangun sistem kelembagaan yang transparan, responsif, dan berorientasi pada kualitas.
